Minggu, 05 Januari 2014

BAB 15- BAB 16
KONFLIK & NEGOSIASI
Konflik
·       Definisi Konflik :
Sebuah proses yang dimulai ketika satu pihak memiliki persepsi bahwa pihak lain telah memengaruhi secara negatif, atau akan memengaruhi secara negatif, sesuatu yang menjadi kepedulian atau kepentingan pihak pertama
·       Perkembangan Pemikiran tentang Konflik :
Ada beberapa pandangan mengenai konflik, yaitu
1.     Pandangan Tradisional
Keyakinan bahwa semua konflik berbahaya dan harus dihindari. Pandangan bahwa semua konflik buruk tentu saja merupakan sebuah pendekatan sederhana dalam mengamati perilaku orang yang menciptakan konflik
2.     Pandangan Hubungan Manusia
Keyakinan bahwa konflik adalah konsekuensi yang alamiah dan tak terhindarkan dalam kelompok manapun.
3.     Pandangan Interaksionis
Keyakinan bahwa konflik bukan hanya merupakan daya positif dalam sebuah kelompok tetapi juga merupakan keniscayaan yang mutlak bagi sebuah kelompok untuk dapat berkinerja secara efektif.
·       Proses Konflik :
Proses konflik dapat dipahami sebagai sebuah proses yang terdiri atas 5 tahapan, yaitu :
1.     Tahap 1 : Potensi Pertentangan atau Ketidakselarasan
Munculnya kondisi-kondisi yang menciptakan peluang bagi pecahnya konflik. Kondisi-kondisi tersebut tidak mesti mengarah langsung ke konflik, tetapi salah satu darinya diperlukan jika konflik hendak muncul.
2.     Tahap 2 : Kognisi dan Personalisasi
Konflik yang dipersepsi yaitu kesadaran oleh satu atau lebih pihak akan adanya kondisi-kondisi yang menciptakan peluang munculnya konflik. Konflik yang dirasakan yaitu keterlibatan emosional dalam sebuah konflik yang menciptakan kecemasan, ketegangan, frustasi atau rasa bermusuhan.
3.     Tahap 3 : Maksud
Mengintervensi antara persepsi serta emosi orang dan perilaku luaran mereka. Maksud adalah keputusan untuk bertindak dengan cara tertentu

4.     Tahap 4 : Perilaku
Tahap perilaku ini meliputi pernyataan, aksi, dan reaksi yang dibuat oleh pihak-pihak yang berkonflik. Perilaku konflik ini biasanya merupakan upaya kasat mata untuk mengoperasikan maksud dari masing-masing pihak.
5.     Tahap 5 : Akibat
Akibat fungsional, bagaimana konflik bisa menjadi suatu penggerak yang meningkatkan kinerja kelompok ?  ada beberapa contoh kasus dimana tingkat konflik yang rendah atau sedang dapat meningkatkan efektivitas sebuah kelompok.
Negosiasi
·       Definisi Negosiasi :
Sebuah proses dimana dua pihak atau lebih melakukan pertukaran barang atau jasa dan berupaya untuk menyepakati nilai tukarnya.
·        Strategi Tawar-menawar :
Terdapat dua pendekatan umum terhadap negosiasi yaitu : tawar menawar distributif dan tawar menawar integratif. Kedua pendekatan ini diperbandingkan tawar menawar distibutif dan integratif berbeda dalam hal tujuan, motivasi, fokus, kepentingan, pembagian informasi, dan durasi hubungan.
·        Departementalisasi :
Dasar yang dipakai untuk mengelompokkan pekerjaan secara bersama-sama  departementalisasi berfungsi yang dapat digunakan disemua jenis organisasi, hanya saja, fungsi tersebut dapat digunakan disemua jenis organisasi.